MEDAN – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meninjau langsung Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Kompleks Pergudangan Perum Bulog Pulo Brayan Darat I, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (3/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan stok pangan nasional sekaligus memperkuat sinergi pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.
Dalam kunjungan itu, Menko Polkam didampingi Sekretaris Kemenko Polkam, para deputi, serta staf khusus. Rombongan disambut Wakil Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq bersama Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto dan jajaran manajemen.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan gudang penyimpanan Cadangan Beras Pemerintah, kemudian dilanjutkan dialog mengenai pengelolaan stok pangan, sistem pergudangan, hingga pelaksanaan penugasan pemerintah yang dijalankan Bulog.
Baca Juga: Prasasti Kota Tangguh di Medan Abadikan Jejak 98 Wali Kota Se-Indonesia sebagai Simbol Persatuan Daerah Di Kompleks Pergudangan Bulog Pulo Brayan Darat I saat ini tersimpan sekitar 7.529 ton beras dan 54.000 liter minyak goreng sebagai bagian dari persediaan komoditas pangan yang dikelola Bulog.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional sehingga pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
"Ketersediaan pangan yang terjaga akan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas nasional. Saya mengapresiasi kesiapan Bulog dalam mengelola Cadangan Beras Pemerintah. Sinergi yang telah terbangun harus terus diperkuat agar pemerintah selalu siap menghadapi berbagai dinamika pangan," ujar Djamari.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga kualitas, kuantitas, dan keamanan Cadangan Beras Pemerintah sesuai standar operasional yang berlaku.
Menurutnya, kunjungan kerja tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah dan Bulog dalam menjalankan penugasan menjaga ketahanan pangan nasional.
"Kami berkomitmen memastikan ketersediaan, kualitas, dan keamanan Cadangan Beras Pemerintah sehingga masyarakat memperoleh kepastian atas ketersediaan pangan di seluruh wilayah Indonesia," kata Marga.
Di sisi lain, Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto memastikan kondisi stok beras di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman.
Ia menyebut, Bulog Sumut saat ini menguasai 44.780 ton beras yang tersebar di seluruh gudang di wilayah Sumatera Utara. Jumlah tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tujuh bulan ke depan.
"Stok beras di Sumut mencapai 44.780 ton dan cukup untuk kebutuhan tujuh bulan ke depan. Masyarakat tidak perlu khawatir," tegas Budi.