JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan perdana semester II 2026 dengan bergerak di zona hijau.
Pada pembukaan perdagangan Rabu (1/7/2026), indeks menguat 0,61 persen atau 34,56 poin ke level 5.677,75.
Berdasarkan data IDX Mobile pada pukul 09.01 WIB, penguatan IHSG didorong oleh kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar atau big caps, seperti BBCA, BBRI, BREN, MORA, TLKM, AMMN, ASII, DSSA, TPIA, hingga BRPT.
Baca Juga: Kabar Baik! Mulai 1 Juli 2026, Pertamina Turunkan Harga Avtur dan BBM Nonsubsidi Pada awal perdagangan, volume transaksi mencapai 459,5 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp478,4 miliar.
Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat berada di kisaran Rp9.962 triliun.
Sejumlah saham unggulan yang menjadi penopang penguatan IHSG antara lain:
BBCA naik 2,25 persen menjadi Rp5.675BREN menguat 1,94 persen ke Rp3.150BBRI naik 0,37 persen menjadi Rp2.740MORA menguat 2,90 persen ke Rp7.100TLKM naik 0,85 persen menjadi Rp2.370AMMN menguat 2,58 persen ke Rp3.180ASII naik 0,66 persen menjadi Rp4.550DSSA menguat 3,77 persen ke Rp825TPIA naik 1,52 persen menjadi Rp1.680BRPT menguat 2,72 persen ke Rp1.320
Secara keseluruhan, sebanyak 259 saham bergerak menguat pada pembukaan perdagangan.
Sebanyak 154 saham mengalami penurunan, sedangkan 546 saham masih bergerak stagnan.
Meski memulai semester kedua dengan penguatan, IHSG sebelumnya menutup semester I 2026 dengan performa yang kurang menggembirakan.
Indeks terkoreksi 34,74 persen atau sekitar 3.003 poin, sehingga ditutup di level 5.643,19.
Koreksi tersebut juga diikuti aksi jual bersih (net sell) investor asing sepanjang tahun berjalan yang mencapai sekitar Rp73,61 triliun.