JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (30/6/2026) di zona merah. IHSG terkoreksi 177,60 poin atau 3,05 persen sehingga berakhir di level 5.643, seiring tekanan jual yang terjadi di hampir seluruh sektor perdagangan.
Data penutupan perdagangan menunjukkan sebanyak 141 saham menguat, 599 saham melemah, dan 219 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai sekitar Rp15 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 19,3 miliar saham.
Pelemahan juga terjadi pada sejumlah indeks unggulan. Indeks LQ45 turun 3,47 persen ke level 553, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 2,15 persen ke 331, IDX30 turun 3,37 persen ke 314, sementara MNC36 terkoreksi 3,28 persen menjadi 243.
Baca Juga: Zona Merah Lagi! IHSG Dibuka Melemah 0,66 Persen ke Level 5.782 Seluruh indeks sektoral ikut berada di zona merah. Tekanan terjadi pada sektor energi, keuangan, teknologi, infrastruktur, industri, bahan baku, transportasi, properti, kesehatan, konsumer siklikal, hingga konsumer non-siklikal.
Di tengah pelemahan pasar, beberapa saham masih mampu mencatatkan penguatan signifikan. Saham PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) menjadi salah satu top gainers setelah melonjak 34,29 persen ke level Rp141. Disusul PT Aryakana Lestari Group Tbk (AYLS) yang naik 27,54 persen ke Rp176 dan PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) yang menguat 21,95 persen ke Rp300.
Sementara itu, daftar saham dengan pelemahan terdalam ditempati PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) yang turun 14,90 persen ke Rp354. Kemudian PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) melemah 14,84 persen ke Rp545, serta PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) yang terkoreksi 14,81 persen ke level Rp69.
Pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini mencerminkan tingginya tekanan di pasar saham domestik, dengan mayoritas emiten mengalami penurunan harga di tengah sentimen yang memengaruhi pergerakan bursa.* (oz/dh)