JAKARTA - Pertamina Patra Niaga segera menerima kedatangan kapal tanker MT Gamkonora yang mengangkut 450 ribu barel minyak mentah dari Aljazair. Pasokan tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional sekaligus menjaga ketahanan energi di tengah dinamika pasar energi global.
Minyak mentah yang diangkut kapal MT Gamkonora itu dijadwalkan tiba di Cilacap, Jawa Tengah, dalam waktu dekat setelah berlayar dari Pelabuhan Arzew, Aljazair, sejak 14 Mei 2026.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, mengatakan kedatangan minyak mentah tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga ketersediaan energi nasional dan mendukung operasional kilang dalam negeri.
Baca Juga: Yusril Janji Bawa Aspirasi Mahasiswa ke Prabowo, MBG dan Harga BBM Jadi Perhatian "Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi nasional melalui pengelolaan rantai pasok yang terencana dan terintegrasi," ujar Roberth dalam keterangan tertulis, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, tambahan pasokan minyak mentah ini akan membantu menjaga keberlanjutan produksi BBM yang dibutuhkan masyarakat, sektor industri, hingga berbagai aktivitas ekonomi nasional.
Selama perjalanan menuju Indonesia, operasional kapal tanker MT Gamkonora dipantau secara intensif guna memastikan keamanan muatan, keselamatan pelayaran, serta ketepatan waktu kedatangan di pelabuhan tujuan.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga telah melakukan berbagai persiapan mulai dari koordinasi dengan pengelola terminal, otoritas pelabuhan, instansi terkait, hingga pihak-pihak yang terlibat dalam proses bongkar muat dan distribusi lanjutan.
Langkah tersebut dilakukan agar proses penerimaan dan penyaluran minyak mentah dapat berjalan lancar sehingga mendukung kebutuhan operasional kilang nasional.
Roberth menegaskan bahwa ketahanan energi tidak hanya bergantung pada ketersediaan pasokan, tetapi juga kesiapan infrastruktur, armada, serta sistem logistik yang mendukung distribusi energi ke berbagai wilayah.
"Ketahanan energi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pasokan, tetapi juga oleh kesiapan infrastruktur, armada, serta sistem logistik yang mendukung distribusinya," jelasnya.
Pertamina Patra Niaga memastikan akan terus memperkuat rantai pasok energi nasional guna menjaga stabilitas pasokan BBM di tengah meningkatnya kebutuhan energi masyarakat dan sektor industri.
Kedatangan 450 ribu barel minyak mentah dari Aljazair ini diharapkan dapat menjadi salah satu penopang penting dalam menjaga keamanan energi nasional sekaligus memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.* (d/dh)