JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin, 22 Juni 2026, di zona merah.
Tekanan jual yang terjadi pada mayoritas sektor membuat indeks terkoreksi hampir 1 persen.
Pada saat yang sama, nilai tukar rupiah juga mengalami pelemahan terhadap dollar Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: Warga Deli Serdang Minta Program MBG Dilanjutkan, Sebut Program Beri Dampak Nyata Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup turun 60,45 poin atau 0,98 persen ke level 6.116,69.
Sepanjang perdagangan, indeks bergerak di rentang 6.052,94 hingga 6.226,72.
Aktivitas perdagangan saham terbilang cukup ramai. Volume transaksi mencapai 20,89 miliar saham dengan frekuensi 1,709 juta kali transaksi.
dapun nilai transaksi tercatat sekitar Rp13,45 triliun.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 471 saham mengalami penurunan harga, 227 saham menguat, dan 261 saham bergerak stagnan.
Pelemahan IHSG sejalan dengan kinerja sebagian besar sektor yang berakhir di zona negatif.
Sektor barang baku menjadi sektor dengan penurunan terbesar setelah terkoreksi 2,49 persen.
Disusul sektor perindustrian yang turun 2,36 persen, sektor kesehatan melemah 2,23 persen, serta sektor barang konsumen nonprimer yang turun 1,67 persen.
Sektor keuangan juga mengalami tekanan dengan penurunan 1,58 persen.