JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026.
Pada awal sesi, IHSG tercatat turun 1,01 persen atau 62,99 poin ke level 6.157,74 pada pukul 09.22 WIB.
Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG sempat bergerak di kisaran 6.120,39 hingga 6.197,17.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30 Ribu per Gram, Apakah Saat yang Tepat untuk Beli? Pada perdagangan pagi itu, sebanyak 210 saham menguat, 335 saham melemah, dan 164 saham stagnan.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat mencapai Rp10.743,85 triliun.
Meski dibuka di zona merah, pergerakan IHSG pada hari ini diperkirakan masih berpotensi menguat terbatas.
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, memproyeksikan IHSG bergerak dengan level support di 6.178 dan 6.058, sementara resistance berada di 6.287 dan 6.516.
Dari sisi global, pasar masih dipengaruhi arah kebijakan moneter Amerika Serikat.
Fokus investor tertuju pada hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang mempertahankan Fed Funds Rate di level 3,75 persen.
Meski suku bunga tidak berubah, proyeksi terbaru The Federal Reserve di bawah kepemimpinan Ketua Kevin Warsh menunjukkan median Fed Funds Rate 2026 naik menjadi 3,8 persen dari sebelumnya 3,4 persen.
Kondisi ini memunculkan ekspektasi kebijakan yang masih cenderung hawkish hingga akhir tahun.
Di sisi geopolitik, sentimen pasar juga dipengaruhi ketegangan di Timur Tengah.