JAKARTA — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada perdagangan Rabu (17/6/2026).
Kenaikan ini sejalan dengan penguatan harga emas dunia di tengah dinamika geopolitik global.
Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam tercatat naik Rp4.000 menjadi Rp2.733.000 per gram, dibandingkan posisi sebelumnya.
Baca Juga: Gibran Ingatkan AI Harus Jadi Alat Bantu, Bukan Pengganti Cara Berpikir Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) juga ikut menguat Rp14.000 ke level Rp2.514.000 per gram.
Kenaikan harga terjadi di hampir seluruh ukuran emas batangan.
Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, harga tercatat Rp1.416.500, sedangkan ukuran 1 gram dipatok Rp2.733.000.
Untuk pecahan lebih besar, harga emas Antam tercatat sebagai berikut:
0,5 gram: Rp1.416.5001 gram: Rp2.733.0002 gram: Rp5.406.0003 gram: Rp8.084.0005 gram: Rp13.440.00010 gram: Rp26.825.00025 gram: Rp66.937.00050 gram: Rp133.795.000100 gram: Rp267.512.000250 gram: Rp668.515.000500 gram: Rp1.336.820.0001.000 gram (1 kg): Rp2.673.600.000
Penguatan harga emas domestik ini mengikuti tren global, di mana harga emas dunia di pasar spot sebelumnya ditutup di level US$4.330,7 per troy ounce, naik 0,49 persen dan menjadi level tertinggi dalam lebih dari sepekan.
Analis menyebut, penguatan harga emas juga dipengaruhi sentimen geopolitik, termasuk perkembangan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang berdampak pada stabilitas pasar energi global.
Harga minyak dunia tercatat melemah, yang turut memengaruhi ekspektasi inflasi dan kebijakan suku bunga global.
Sebagai aset safe haven, emas cenderung menguat saat ketidakpastian meningkat, namun bisa tertekan ketika suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil.*