JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali menghadirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.
Program ini menawarkan pinjaman dengan plafon hingga Rp100 juta, dengan tenor fleksibel mulai dari 12 bulan hingga maksimal 60 bulan atau lima tahun.
Suku bunga yang ditetapkan sekitar 6 persen per tahun, sehingga dinilai lebih ringan bagi pelaku usaha.
Baca Juga: Pemkab Asahan dan BPS Resmi Luncurkan Sensus Ekonomi 2026, 654 Petugas Dikerahkan KUR Mandiri 2026 juga dirancang agar lebih mudah diakses, termasuk beberapa skema yang memungkinkan pengajuan tanpa agunan tambahan, tergantung pada jenis dan skala usaha.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan perbankan dalam memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Skema dan Jenis KUR
Program KUR Mandiri terbagi dalam beberapa kategori, yakni KUR Super Mikro, KUR Mikro, KUR Kecil, KUR PMI, hingga KUR Khusus.
Masing-masing memiliki ketentuan dan plafon yang berbeda sesuai kebutuhan pelaku usaha.
Untuk pinjaman maksimal Rp100 juta, cicilan paling ringan berada di kisaran Rp2,16 juta per bulan dengan tenor 60 bulan.
Simulasi Angsuran KUR Rp100 Juta
12 bulan: Rp8.833.333 per bulan18 bulan: Rp6.055.556 per bulan24 bulan: Rp4.666.667 per bulan36 bulan: Rp3.277.778 per bulan48 bulan: Rp2.583.333 per bulan60 bulan: Rp2.166.667 per bulan
Syarat Pengajuan KUR Mandiri 2026