JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar, Sultan bin Saad Al-Muraikhi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan bilateral Indonesia–Qatar, terutama di sektor investasi dan kerja sama ekonomi strategis.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa dalam pertemuan itu, pihak Qatar juga menyampaikan apresiasi dari Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani terhadap kepemimpinan Prabowo, termasuk program pemerintah Indonesia di bidang kesehatan, pendidikan, dan pangan.
"Emir Qatar mengapresiasi kepemimpinan Presiden Prabowo serta kemajuan ekonomi Indonesia," kata Teddy dalam keterangan resmi, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Prabowo dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Situasi Terkini Gaza Lewat Sambungan Telepon Selain membahas kerja sama investasi, kedua pihak juga menyinggung rencana kunjungan Emir Qatar ke Indonesia pada akhir 2026. Kunjungan tersebut diproyeksikan menjadi momentum peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Qatar.
Qatar juga menyampaikan komitmen investasi senilai sekitar 4 miliar dolar Amerika Serikat untuk Indonesia. Investasi tersebut disebut akan difokuskan pada sejumlah sektor strategis, dengan peluang pengembangan kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.
Menurut pihak Istana, komitmen investasi ini mencerminkan kepercayaan Qatar terhadap stabilitas dan prospek ekonomi Indonesia, sekaligus memperkuat kemitraan kedua negara di bidang pembangunan.
Pemerintah Indonesia menilai kerja sama ini dapat mendukung agenda pembangunan nasional, membuka lapangan kerja, serta memperkuat sektor ekonomi strategis.*
(d/dh)