MEDAN - Dewan Pengawas Perum Bulog, Frans B. M. Dabukke, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara untuk memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Kunjungan dilakukan di sejumlah titik gudang dan lokasi penyaluran di Kota Medan, Kamis, 12 Juni 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Frans memeriksa kualitas beras yang akan disalurkan kepada masyarakat serta memastikan seluruh proses distribusi sesuai standar operasional.
Baca Juga: Mendikdasmen: 43 Juta Siswa Minta Program MBG Tetap Dilanjutkan Pengawasan ini mencakup alur mulai dari penyimpanan di gudang hingga bantuan diterima oleh warga penerima manfaat.
Program Bantuan Pangan yang ditinjau merupakan alokasi periode Februari–Maret 2026. Di Kecamatan Medan Marelan, tercatat sebanyak 21.455 penerima bantuan pangan.
Sementara di Kelurahan Paya Pasir, jumlah penerima mencapai 2.240 keluarga penerima manfaat dengan total distribusi 44.800 kilogram beras dan 8.960 liter minyak goreng.
Bulog menargetkan seluruh penyaluran bantuan di Sumatera Utara dapat tuntas pada akhir Juni 2026.
Frans menegaskan bahwa kualitas bahan pangan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program tersebut.
Ia meminta seluruh jajaran memastikan bantuan yang disalurkan layak konsumsi dan sesuai standar yang telah ditetapkan.
"Kami ingin memastikan bantuan pangan yang disalurkan Bulog diterima masyarakat dalam kondisi baik, tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat sasaran," kata Frans dalam keterangannya.
Menurut dia, kehadiran Dewan Pengawas di lapangan merupakan bagian dari upaya memastikan pelayanan publik berjalan optimal sekaligus menjaga akuntabilitas program bantuan pemerintah.
Dari hasil pemantauan di lapangan, penyaluran bantuan pangan di Sumatera Utara dilaporkan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat penerima manfaat.