JAKARTA - Pemerintah tengah melakukan peninjauan ulang terhadap kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah wacana adanya penyesuaian pembiayaan program prioritas tersebut.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut telah berkomunikasi dengan pihak Istana terkait perkembangan pembahasan itu.
"Sudah," kata Purbaya saat ditanya mengenai komunikasi dengan Istana di Gedung Parlemen, Kamis, 11 Juni 2026.
Baca Juga: Revitalisasi 16.167 Sekolah pada 2025 Tuntas 100 Persen, Pemerintah Targetkan 71.744 Sekolah pada 2026 Namun, Purbaya belum merinci lebih jauh besaran atau tingkat penyesuaian anggaran yang dimaksud. Ia sempat terlihat berhati-hati saat menyebut angka pengurangan tersebut.
"Ke berapa levelnya ya? 90 ya?" ujarnya singkat sambil tampak ragu.
Purbaya menegaskan bahwa kebijakan anggaran MBG akan tetap mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dengan demikian, keputusan akhir terkait besaran anggaran masih menunggu hasil pembahasan lintas kementerian.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pemerintah sedang melakukan perhitungan ulang kebutuhan anggaran MBG.
Ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan pemangkasan, melainkan penyesuaian berdasarkan evaluasi pelaksanaan program di lapangan.
"Bukan pemangkasan ya, tapi dari hasil perhitungan, kita meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program makan bergizi gratis ini," kata Prasetyo di Jakarta.
Menurut Prasetyo, proses penghitungan ulang dilakukan bersama Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional (BGN).
Pemerintah ingin memastikan anggaran yang digunakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil program.