JAKARTA – Harga cabai rawit merah masih menjadi komoditas pangan dengan harga tertinggi di tingkat pedagang eceran nasional. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp75.150 per kilogram (kg) pada Selasa (9/6/2026).
Selain cabai rawit merah, harga telur ayam ras juga berada di level Rp30.350 per kg. Data tersebut menunjukkan sejumlah komoditas pangan strategis masih mengalami pergerakan harga yang menjadi perhatian masyarakat.
Berdasarkan laporan PIHPS, bawang merah dijual dengan harga rata-rata Rp56.250 per kg, sementara bawang putih mencapai Rp40.800 per kg.
Baca Juga: Cadangan Devisa RI Turun Rp 23 Triliun, BI Ungkap Penyebab Utamanya Untuk komoditas beras, harga beras kualitas bawah I tercatat Rp14.650 per kg dan beras kualitas bawah II sebesar Rp14.450 per kg. Sementara beras kualitas medium I berada di level Rp16.200 per kg dan medium II Rp16.050 per kg.
Adapun beras kualitas super I dijual Rp17.450 per kg dan kualitas super II mencapai Rp16.950 per kg.
Di kelompok komoditas cabai, harga cabai merah besar tercatat Rp62.200 per kg, cabai merah keriting Rp58.400 per kg, serta cabai rawit hijau Rp53.750 per kg.
Sementara itu, harga daging ayam ras segar berada di angka Rp37.700 per kg. Untuk daging sapi kualitas I tercatat Rp148.150 per kg dan kualitas II sebesar Rp139.400 per kg.
Pada komoditas gula, harga gula pasir premium mencapai Rp20.250 per kg, sedangkan gula pasir lokal berada di level Rp19.100 per kg.
Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat Rp20.700 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp24.050 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek II sebesar Rp23.250 per liter.
Pergerakan harga pangan strategis tersebut menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional. Pemerintah bersama pemangku kepentingan terus memantau perkembangan harga guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga di berbagai daerah.*
(an/dh)