JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini, Minggu (7/6/2026), tercatat masih bertahan di level Rp2,738 juta per gram. Harga tersebut tidak mengalami perubahan dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga tetap berada di angka Rp2,531 juta per gram. Stabilnya harga emas terjadi di tengah perhatian pelaku pasar terhadap pergerakan ekonomi global dan prospek investasi logam mulia sepanjang tahun 2026.
Berdasarkan data Logam Mulia, emas ukuran 1 gram masih menjadi salah satu produk yang paling diminati masyarakat sebagai instrumen investasi jangka panjang. Selain relatif aman, emas juga kerap menjadi pilihan saat kondisi ekonomi global bergejolak.
Baca Juga: Harga Emas Antam Anjlok Rp 32.000 per Gram, Tren Pelemahan Berlanjut ke Rp 2,73 Juta Untuk transaksi buyback, pemerintah tetap memberlakukan ketentuan perpajakan sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas ke Antam dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP.
Sementara untuk pembelian emas batangan, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi pembeli yang tidak memiliki NPWP.
Daftar Harga Emas Antam Hari IniBerikut rincian harga emas Antam berdasarkan ukuran pecahan:
- 0,5 gram: Rp1,419 juta- 1 gram: Rp2,738 juta- 2 gram: Rp5,416 juta- 3 gram: Rp8,099 juta- 5 gram: Rp13,465 juta- 10 gram: Rp26,875 juta- 25 gram: Rp67,062 juta- 50 gram: Rp134,045 juta- 100 gram: Rp268,012 juta- 250 gram: Rp669,765 juta- 500 gram: Rp1,339 miliar- 1.000 gram: Rp2,678 miliar
Analis menilai pergerakan harga emas dalam beberapa pekan ke depan masih berpotensi dipengaruhi oleh perkembangan suku bunga global, nilai tukar dolar Amerika Serikat, serta dinamika geopolitik internasional yang dapat memicu peningkatan permintaan aset safe haven.
Dengan harga yang masih bertahan di atas level Rp2,7 juta per gram, emas Antam tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat untuk menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi global.*
(mt/dh)