TANJAB TIMUR – Koperasi Syariah Perintis Mart 2 menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-14 dengan tema "Tumbuh, Menguat, Bermanfaat" di Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Rabu, 3 Juni 2026.
Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan peresmian pengembangan unit usaha koperasi.
Acara tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Transmigrasi, Dinas Nakertrans Tanjung Jabung Timur, unsur kecamatan, kepolisian, pemerintah desa, serta ratusan anggota koperasi.
Baca Juga: Negosiasi Gas Andaman Mandek, Akademisi USK Minta Tim PoD Aceh Dirombak Ketua Koperasi Syariah Perintis, Mawardi, dalam sambutannya memaparkan perjalanan koperasi yang sempat mengalami masa vakum sebelum kembali aktif pada 2011 dengan 28 anggota dan modal awal Rp6 juta.
"Kooperasi ini badan hukum tahun 2001, pernah mati suri. Tahun 2011 kita bangkitkan kembali dengan 28 anggota dan modal awal Rp6 juta," kata Mawardi.
Ia menjelaskan, perkembangan koperasi mulai menunjukkan pertumbuhan setelah memperoleh sejumlah dukungan, mulai dari hibah pemerintah daerah, bantuan fasilitas usaha, hingga penguatan sektor perdagangan.
Pada 2012, koperasi menerima hibah Rp25 juta dari Dinas Nakertrans, disusul hibah lahan pada 2015, serta pengembangan usaha melalui pembelian TPS sawit pada 2016.
Pada 2022, koperasi mendapatkan fasilitas perkantoran, dan pada 2024 ditetapkan sebagai koperasi percontohan KopTran.
Terbaru, pada akhir 2025, koperasi memperoleh bantuan Rp100 juta dari Kementerian Transmigrasi.
"Alhamdulillah saat ini anggota sudah sekitar 200 orang dengan aset yang terus berkembang, termasuk minimarket dan armada kendaraan," ujarnya.
Dari sisi kinerja, koperasi mencatat Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp250 juta pada 2024 dan meningkat menjadi Rp287 juta pada 2025.
Pembagian SHU ditetapkan 60 persen untuk anggota, 15 persen untuk penambahan modal, 10 persen untuk pengurus, serta alokasi dana sosial dan pendidikan.