NTT – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) memberikan apresiasi terhadap capaian Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Obor Mas yang berbasis di Nusa Tenggara Timur (NTT). Koperasi tersebut mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025 dengan total aset menembus Rp1,5 triliun.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut, keberhasilan KSP Kopdit Obor Mas tidak lepas dari konsistensi pelayanan serta inovasi usaha yang dijalankan secara berkelanjutan. Atas capaian tersebut, Kemenkop berencana memberikan penghargaan khusus pada peringatan Hari Koperasi Nasional, 12 Juli mendatang.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi karena koperasi ini telah membawa nama baik daerah di tingkat nasional," ujar Ferry dalam sambutannya pada Rapat Anggota Tahunan Paripurna XLII Tahun Buku 2025 KSP Kopdit Obor Mas, Sabtu (30/5/2026).
Baca Juga: Menkop Ferry Sebut Koperasi Desa Merah Putih Bisa Jadi Pusat Ekonomi Baru di Daerah Dalam kesempatan tersebut, Ferry juga mendorong agar koperasi mulai memperluas bisnis ke sektor riil, tidak hanya bergantung pada usaha simpan pinjam. Menurutnya, langkah ini penting untuk memperkuat dampak ekonomi bagi anggota maupun masyarakat luas.
"Kami berharap koperasi dapat masuk ke sektor produktif seperti UMKM dan pariwisata agar memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah," jelasnya.
Ferry juga menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen mendampingi koperasi eksisting di tengah program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tengah berjalan.
Sementara itu, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengaku bangga atas perkembangan KSP Kopdit Obor Mas yang kini memiliki lebih dari 162 ribu anggota. Ia berharap Kabupaten Sikka dapat menjadi model nasional pengembangan ekonomi berbasis komunitas desa.
Di sisi lain, Plt Ketua Pengurus KSP Kopdit Obor Mas, Valerianus Samador, menyebut RAT kali ini menjadi momentum penting dalam penguatan organisasi. Ia juga menargetkan peningkatan literasi keuangan anggota pada tahun 2026 sebagai fokus utama penguatan koperasi.*
(dh)