JAKARTA — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam melemah pada perdagangan Jumat, 22 Mei 2026.
Penurunan harga terjadi di tengah pergerakan terbatas emas dunia yang masih dibayangi ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah serta arah kebijakan suku bunga global.
Berdasarkan data Logam Mulia Antam, harga emas ukuran 1 gram hari ini dipatok Rp 2.788.000 atau turun Rp 12.000 dibanding perdagangan sebelumnya.
Baca Juga: Polda Aceh dan Ditjenpas Teken Kerja Sama Penguatan Keamanan Lapas, Ini Fokus Utamanya Adapun harga pembelian kembali (buyback) ikut terkoreksi Rp 12.000 menjadi Rp 2.592.000 per gram.
Koreksi harga emas domestik sejalan dengan pelemahan harga emas dunia di pasar spot.
Pada perdagangan sebelumnya, harga emas global ditutup turun tipis 0,1 persen ke level US$ 4.542,9 per troy ons.
Pelaku pasar masih mencermati perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran terkait isu nuklir serta stabilitas kawasan Timur Tengah.
Sejumlah laporan menyebut proposal terbaru dari Washington mulai mendekati titik kompromi.
Namun, sinyal berbeda juga muncul setelah otoritas tertinggi Iran dikabarkan menolak pengiriman uranium yang telah diperkaya mendekati level persenjataan ke luar negeri.
Di saat yang sama, Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut menolak usulan jalur permanen yang melintasi Selat Hormuz.
Situasi tersebut memperkuat kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global.
Ketidakpastian geopolitik membuat investor menahan diri dan memilih menunggu arah kebijakan moneter bank sentral dunia, khususnya terkait peluang penurunan suku bunga acuan.