JAKARTA – Pemerintah resmi menunjuk eks Direktur PT Vale Indonesia Tbk (INCO), Luke Thomas Mahony, sebagai Direktur Utama Danantara Sumber Daya Indonesia, BUMN baru yang dibentuk untuk mengelola tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA).
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani membenarkan penunjukan tersebut. Ia menyebut saat ini pemerintah masih fokus memperkuat struktur organisasi dan tim di tubuh BUMN tersebut.
"Untuk saat ini Luke Thomas. Ada Thomas, Thomas," ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Baca Juga: Pasar Panik! IHSG Ditutup Merosot ke Level 6.094 Usai Sentimen Danantara Luke Thomas Mahony sendiri diketahui merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Australia yang sebelumnya menjabat posisi strategis di PT Vale Indonesia Tbk.
Rosan menegaskan, pemerintah belum akan membeberkan secara detail alasan penunjukan tersebut. Menurutnya, proses penguatan tim masih terus berjalan dan akan diumumkan secara lengkap ke publik setelah seluruh struktur terbentuk.
"Ya ini kan kita lagi dalam tahap untuk menguatkan tim. Nanti kita akan tampilkan full-nya tim. Bisa dilihat track record dan kemampuannya," jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah juga masih melakukan konsolidasi dan mendengarkan masukan dari berbagai asosiasi pelaku usaha sebelum kebijakan operasional BUMN tersebut berjalan penuh.
"Nanti kita mau mendengarkan masukan dulu dari asosiasi, Kadin, Apindo, sawit, batubara, semuanya," kata Rosan.*
(in/dh)