JAKARTA – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali menguat pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026.
Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam naik Rp 35 ribu menjadi Rp 2.800.000 per gram dibanding perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback juga meningkat Rp 35 ribu menjadi Rp 2.604.000 per gram.
Baca Juga: Bahlil Ingatkan Bos Migas soal Krisis Global, Tekankan Waspada Gejolak Geopolitik Dunia Kenaikan harga emas domestik terjadi seiring penguatan harga emas dunia.
Pada perdagangan pasar spot, harga emas global ditutup di level US$ 4.541,5 per troy ons atau melonjak 1,18 persen dibanding sehari sebelumnya.
Penguatan emas dipicu meningkatnya optimisme pasar terhadap perkembangan geopolitik di Timur Tengah.
Harapan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran kembali muncul setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan negaranya memasuki tahap akhir perundingan dengan Teheran.
"Kita lihat saja apa yang terjadi. Kesepakatan akan terjadi atau kami akan melakukan sesuatu yang sedikit kejam, tetapi kami harap itu tidak terjadi," ujar Trump.
Pasar menilai potensi meredanya ketegangan di kawasan dapat membuka kembali jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz, yang selama ini menjadi rute utama distribusi energi dunia.
Sentimen tersebut membuat harga minyak dunia terkoreksi tajam.
Harga minyak mentah Brent pada perdagangan sebelumnya tercatat turun 5,63 persen ke level US$ 105,02 per barel.
Penurunan harga energi dinilai dapat mengurangi tekanan inflasi global.