BULELENG – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut kondisi geopolitik global saat ini semakin menekan kehidupan masyarakat dunia, termasuk Indonesia.
Konflik bersenjata di sejumlah kawasan dinilai berdampak langsung terhadap kenaikan harga energi dan kebutuhan pokok.
"Kita sekarang hidup dalam suasana yang berat. Geopolitik kita sekarang ini dalam suasana yang mengancam kehidupan kita semuanya," kata Muzani saat memberikan kuliah umum di Institut Mpu Kuturan (IMK), Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (15/5/2026).
Baca Juga: Zulhas: Sawit Tak Boleh Dikuasai Konglomerasi, Rakyat Harus Jadi Pemilik Muzani menyoroti konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah dan Eropa sebagai salah satu faktor utama yang mendorong ketidakpastian ekonomi global.
Menurut dia, situasi perang telah memicu efek berantai terhadap stabilitas harga di berbagai negara.
"Perang di Timur Tengah, perang di Eropa, dan suasana ketegangan-ketegangan lain menyebabkan kehidupan kita makin sulit," ujarnya.
Ia menjelaskan, dampak paling nyata dari konflik global adalah kenaikan harga bahan bakar minyak yang kemudian berimbas pada naiknya harga kebutuhan masyarakat secara luas.
"Perang telah melahirkan berbagai macam persoalan. Harga bensin naik yang menyebabkan harga-harga jadi naik," kata dia.
Selain itu, Muzani menilai ketidakstabilan global juga membuat akses terhadap kebutuhan dasar menjadi semakin sulit.
Kondisi tersebut, menurut dia, merupakan tantangan yang harus dihadapi seluruh negara, termasuk Indonesia.
"Perang telah menyebabkan kebutuhan-kebutuhan kita menjadi sulit, dan itu semua harus kita hadapi karena seluruh dunia menghadapi situasi itu," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Muzani juga meminta mahasiswa untuk meningkatkan ketahanan diri dan kemampuan adaptif menghadapi situasi global yang tidak menentu.