JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin, 4 Mei 2026, dibuka menguat dan bergerak di zona hijau.
Hingga pukul 09.20 WIB, IHSG tercatat naik 107,17 poin atau 1,54 persen ke level 7.063.
Pada pembukaan sesi perdagangan, indeks sempat menguat 32,11 poin atau 0,46 persen ke level 6.988 sebelum melanjutkan penguatan di awal sesi.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Lagi! Saatnya Beli atau Justru Jual? Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan total volume perdagangan mencapai 18,72 miliar saham dengan nilai transaksi Rp5,34 triliun.
Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 451.823 kali. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 432 saham menguat, 176 melemah, dan 128 stagnan.
Sejumlah sekuritas menilai pergerakan IHSG masih berada dalam fase konsolidasi terbatas.
BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak di rentang support 6.920–7.000 dan resistance 7.160–7.230.
Menurut riset tersebut, pasar masih bersikap hati-hati karena belum adanya katalis kuat yang mendorong penguatan berkelanjutan.
Pelaku pasar disebut menunggu rilis data ekonomi domestik seperti inflasi, neraca perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi.
"Data tersebut akan menjadi kunci dalam menilai stabilitas makro serta arah IHSG selanjutnya," tulis BRI Danareksa Sekuritas.
Phintraco Sekuritas menyoroti perhatian investor global terhadap potensi pembicaraan lanjutan Amerika Serikat dan Iran, serta data ekonomi AS seperti tenaga kerja dan sektor jasa.
Dari dalam negeri, pasar akan mencermati indeks manufaktur PMI, inflasi, neraca perdagangan, hingga data pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026.