BEKASI — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi meluncurkan Talent and Innovation Hub (TIH) sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara talenta dan dunia usaha guna mendorong penciptaan lapangan kerja.
Peluncuran program tersebut digelar di Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi pada Selasa (28/4/2026) dan diikuti secara daring oleh ribuan peserta dari berbagai daerah.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan Talent and Innovation Hub merupakan bagian dari transformasi BPKK yang dirancang sebagai ekosistem penghubung antara pelatihan, inovasi, dan kebutuhan industri.
Baca Juga: Kabar Gembira, Iuran JKK-JKM Dipangkas 50% untuk BPU, Berlaku hingga 2027 "Kita ingin balai ini menjadi tempat bertemu, tempat berdiskusi, tempat mengembangkan ide, mengembangkan inovasi, mengembangkan kewirausahaan. Dan insyaallah balai kita siap memfasilitasi itu," ujar Yassierli.
Menurutnya, melalui pendekatan ini talenta tidak hanya dipersiapkan sebagai pencari kerja, tetapi juga didorong menjadi pencipta lapangan kerja.
Program Talent and Innovation Hub mencakup penguatan kompetensi berbasis kebutuhan industri melalui berbagai pelatihan, mulai dari keterampilan digital, kecerdasan buatan (AI), hingga kewirausahaan. Program ini juga membuka akses peningkatan kapasitas bagi penyandang disabilitas.
Peserta tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga dilibatkan dalam pembelajaran berbasis proyek guna menghasilkan solusi atau produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
"Melalui Talent and Innovation Hub, kita ingin memastikan Indonesia tidak hanya memiliki talenta unggul, tetapi juga mampu memberdayakan talenta untuk menciptakan inovasi inklusif yang berdampak," katanya.
Selain pelatihan, program ini juga menghadirkan inkubasi bisnis bagi startup dan pelaku usaha. Peserta akan mendapatkan pendampingan intensif mulai dari pengembangan ide, validasi pasar, hingga penyusunan model bisnis berkelanjutan.
Kegiatan lainnya meliputi sesi berbagi pengetahuan (knowledge sharing), talkshow, hingga business matching yang mempertemukan talenta, startup, dan pelaku usaha dengan dunia industri serta calon investor.
"Silakan masyarakat melalui organisasi, yayasan, asosiasi lakukan MoU dengan balai kami. Kita punya instruktur, jejaring, dan dukungan meski terbatas. Harapannya dari sini lahir talenta unggul dan inovasi yang berdampak bagi bangsa," pungkasnya.*
(dh)