BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/4/2026). Pertemuan tersebut membahas percepatan program hilirisasi serta penguatan agenda prioritas investasi nasional.
Momen pertemuan itu dibagikan Rosan melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, keduanya tampak duduk berhadapan sambil menelaah sejumlah dokumen terkait program strategis pemerintah.
"Terima kasih Bapak Presiden atas arahan terkait percepatan hilirisasi dan penguatan program prioritas Danantara hari ini di Hambalang," tulis Rosan.
Baca Juga: Tarif AS Tembus 143%, RI Pertimbangkan Hentikan Ekspor Panel Surya Rosan menyampaikan, investasi pemerintah ke depan diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional. Ia menilai peningkatan investasi akan berdampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja dan daya saing industri dalam negeri.
"Investasi di Indonesia insyaallah semakin bernilai tambah, membuka lebih banyak lapangan kerja, serta menggerakkan industri nasional agar semakin kompetitif," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut turut dibahas rencana pengembangan proyek hilirisasi di sejumlah wilayah.
Ia menyebut pemerintah tengah menyiapkan program hilirisasi yang akan dibangun di 13 lokasi. Selain itu, pembahasan juga mencakup masuknya sejumlah investor yang akan menanamkan modal di Indonesia.
"Presiden menginginkan hilirisasi tidak hanya fokus di sektor energi dan mineral, tetapi juga diperluas ke sektor pertanian," kata Teddy.
Pemerintah menargetkan strategi hilirisasi dapat memperkuat struktur ekonomi nasional dengan meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri serta mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah.*
(d/dh)