JAKARTA — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat pada perdagangan Selasa, 21 April 2026.
Kenaikan terjadi di tengah pelemahan harga emas global yang dipengaruhi dinamika geopolitik dan pasar energi.
Berdasarkan data resmi Logam Mulia, harga emas Antam dipatok Rp 2.880.000 per gram, naik Rp 40.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Baca Juga: Harga Daging Ayam dan Sapi di Sumut Turun di Awal Pekan, Ini Daftar Lengkap Per Wilayah dan Penyebabnya Sementara harga pembelian kembali (buyback) juga meningkat Rp 50.000 menjadi Rp 2.690.000 per gram.
Kenaikan harga ini mencerminkan penyesuaian internal perusahaan, meskipun tren harga emas dunia justru bergerak sebaliknya.
Berikut rincian harga emas Antam per Selasa:
0,5 gram: Rp 1.490.0001 gram: Rp 2.880.0002 gram: Rp 5.700.0003 gram: Rp 8.525.0005 gram: Rp 14.175.00010 gram: Rp 28.295.00025 gram: Rp 70.612.00050 gram: Rp 141.145.000100 gram: Rp 282.212.000250 gram: Rp 705.265.000500 gram: Rp 1.410.320.0001.000 gram: Rp 2.820.600.000
Di pasar global, harga emas justru mengalami tekanan. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, harga emas dunia berada di level US$ 4.821,2 per troy ons, turun sekitar 0,25 persen.
Bahkan dalam perdagangan intraday, harga sempat terkoreksi hingga hampir 2 persen.
Tekanan terhadap harga emas global dipicu ketidakpastian situasi geopolitik di Timur Tengah.
Upaya perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran masih menghadapi hambatan.
Selat Hormuz, jalur vital distribusi energi dunia, sempat dibuka oleh Iran sebelum kembali ditutup akibat dugaan pelanggaran kesepakatan gencatan senjata.