JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (13/4/2026).
IHSG tercatat berada di zona merah dan sempat menyentuh level 7.410,085 pada pembukaan perdagangan.
Mengacu data RTI Business hingga pukul 09.25 WIB, IHSG turun 9,127 poin atau 0,12% ke level 7.449,368. Sepanjang sesi pagi, indeks bergerak di rentang tertinggi 7.457 dan terendah 7.351.
Baca Juga: Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.121/USD, Tertekan Penguatan Dolar AS di Awal Pekan Pada perdagangan pagi ini, sebanyak 237 saham tercatat melemah. Sementara itu, 323 saham menguat dan 171 saham lainnya stagnan.
Dari sisi transaksi, nilai perdagangan mencapai Rp3,242 triliun dengan volume 7,725 miliar saham. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp13.247,203 triliun.
Berdasarkan riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI), pergerakan pasar global turut mempengaruhi sentimen IHSG. Pada pekan lalu, indeks global seperti S&P 500, Dow Jones, dan Nasdaq kompak menguat.
Namun, ketidakpastian geopolitik kembali meningkat seiring rapuhnya gencatan senjata di Timur Tengah, termasuk konflik yang melibatkan Israel dan Lebanon.
Di sisi domestik, IHSG sebelumnya mencatatkan penguatan 2,07% secara harian dan 6,14% secara mingguan pada akhir pekan lalu. Seluruh sektor saham tercatat menguat, dengan sektor industrial memimpin kenaikan sebesar 4,29%.
"Menyikapi berbagai kondisi tersebut, IHSG diproyeksikan bergerak konsolidatif pada pekan ini dengan kecenderungan melemah di awal pekan, dengan level resistance di 7.500 dan support di 7.300," tulis analis KISI dalam risetnya.*
(mt/dh)