JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mendukung rencana penyesuaian Rencana Bisnis Bank (RBB) yang tengah disiapkan Otoritas Jasa Keuangan.
Kebijakan ini diharapkan mendorong perbankan lebih aktif menyalurkan pembiayaan ke sektor riil dan program prioritas pemerintah.
Purbaya menilai peran lembaga jasa keuangan, khususnya perbankan, sangat penting dalam memperkuat fungsi intermediasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Bobby Nasution dan LPS Bahas Akses Keuangan, Sektor Riil Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Sumut "Selama ini masih ada kecenderungan bank lebih memilih menempatkan dananya di bank sentral. Ke depan, diharapkan bisa lebih didorong ke sektor riil dan pembangunan," ujar Purbaya kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).
Penyesuaian RBB yang tengah dirancang melalui Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) tersebut bertujuan mendorong perbankan mendukung sejumlah program prioritas, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan tiga juta rumah, serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih.
Meski demikian, Purbaya mengaku masih akan mengkaji lebih lanjut isi aturan tersebut sebelum memberikan penilaian secara menyeluruh.
"Yang penting adalah memastikan bank menjalankan fungsi intermediasinya, yaitu menyalurkan kredit. Itu baik untuk ekonomi," katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwa kebijakan penyesuaian RBB tidak bersifat wajib, melainkan sebagai dorongan agar perbankan lebih berkontribusi terhadap target pertumbuhan ekonomi.
"Kita dorong agar bank bisa lebih masuk ke program-program prioritas pemerintah, tetapi tetap berdasarkan manajemen risiko masing-masing," ujar Friderica.
Ia menegaskan, setiap keputusan penyaluran kredit tetap mempertimbangkan prinsip kehati-hatian serta profil risiko masing-masing bank, guna menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.*
(oz/dh)