JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dan ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (9/4/2026), setelah sempat melemah sepanjang sesi.
Berdasarkan data perdagangan, IHSG ditutup naik 28,38 poin atau 0,39 persen ke level 7.307,59. Penguatan ini berbanding terbalik dengan kondisi pada sesi pertama yang ditutup melemah 0,15 persen ke posisi 7.268,03.
Penguatan juga terjadi pada indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan. Indeks tersebut naik 0,28 poin atau 0,038 persen ke level 733,90 pada penutupan perdagangan.
Baca Juga: Rupiah Tertekan ke Level Rp17.000-an, Ketidakpastian Gencatan Senjata AS-Iran Bikin Pasar Waspada Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, mengatakan sentimen positif pasar turut dipengaruhi kondisi global, khususnya dari bursa saham Amerika Serikat.
"Sentimen positif disebabkan oleh kesepakatan gencatan senjata dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran," ujarnya.
Sementara itu, data dari BCA Sekuritas mencatat sebanyak 454 saham mengalami kenaikan harga, 592 saham melemah, dan 286 saham stagnan dengan total nilai transaksi mencapai Rp 16,2 triliun.
Untuk saham yang mencatatkan kenaikan signifikan di antaranya ITMG yang naik Rp 950 menjadi Rp 27.125 per saham, BYAN naik Rp 725 menjadi Rp 11.850 per saham, serta TPIA yang menguat Rp 720 ke level Rp 5.200 per saham.
Di sisi aktivitas perdagangan, saham KUAS menjadi yang paling aktif dengan frekuensi 99.549 kali transaksi senilai Rp 257 miliar. Disusul BBCA dengan 63.804 kali transaksi senilai Rp 1,19 triliun, serta BBRI sebanyak 61.684 kali transaksi dengan nilai Rp 1,04 triliun.*
(dw/dh)