JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak ada lagi pengadaan motor listrik untuk Badan Gizi Nasional (BGN) pada tahun anggaran 2026.
Purbaya menjelaskan, pengadaan motor listrik yang belakangan viral di media sosial merupakan bagian dari anggaran tahun 2025 yang baru direalisasikan pada tahun ini.
"Saya tanya langsung ke Kepala BGN, tidak ada lagi pembelian. Tahun lalu memang ada miskomunikasi, tapi yang jelas ke depan tidak ada lagi pengadaan motor listrik BGN," ujar Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Kamis (9/4/2026).
Baca Juga: Butuh Banyak Tenaga Lapangan, Bea Cukai Buka Loker untuk SMA Ia menyebut pengadaan tersebut kemungkinan sudah diajukan sebelum dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan. Meski demikian, pemerintah memastikan tidak ada alokasi lanjutan untuk program serupa.
Sebelumnya, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pengadaan motor listrik tersebut memang telah direncanakan dalam anggaran 2025.
Menurut Dadan, kendaraan operasional itu digunakan untuk mendukung mobilitas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia mengungkapkan realisasi pengadaan mencapai 21.801 unit dari sekitar 25 ribu unit yang direncanakan.
Dadan juga menjelaskan, mekanisme penganggaran dilakukan melalui Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA) sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84 Tahun 2025.
Pembayaran dilakukan dalam dua tahap, yakni termin pertama saat 60 persen unit selesai, dan termin kedua setelah seluruh unit rampung.*
(oz/dh)