JAKARTA — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan pertumbuhan pesat dari superapp andalannya, Bale by BTN, yang genap berusia satu tahun.
Platform ini menjadi salah satu pendorong utama transformasi digital BTN serta memperkuat hubungan dengan nasabah melalui layanan harian yang relevan.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyatakan Bale by BTN dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan finansial nasabah sehari-hari, tidak hanya terkait pembiayaan.
Baca Juga: ATM BRI Talawi Kembali “Tumbang” Jelang Idul Fitri, Nasabah Dipaksa Keluar Biaya Tambahan? "Ini bagian dari transformasi BTN agar lebih relevan dengan kehidupan finansial masyarakat," ujar Nixon.
Sepanjang 2025, Bale menunjukkan pertumbuhan signifikan: jumlah pengguna meningkat dari 1,8 juta menjadi lebih dari 3,6 juta, atau tumbuh 102% secara tahunan.
Aktivitas transaksi naik dari 1,2 miliar menjadi 2,2 miliar transaksi (+79% YoY), dengan nilai transaksi meningkat dari Rp80 triliun menjadi Rp101 triliun (+25% YoY).
Kontribusi Bale terhadap penghimpunan dana murah juga meningkat, dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) retail yang dihimpun melalui platform ini naik dari Rp17 triliun menjadi Rp21,63 triliun.
Rata-rata saldo nasabah pengguna Bale tercatat 6,4 kali lebih tinggi dibanding non-user, menegaskan peran Bale sebagai salah satu engine utama peningkatan CASA BTN.
Senior Executive Vice President Digital Business BTN, Thomas Wahyudi, mengatakan pertumbuhan Bale didorong oleh penguatan ekosistem digital yang terintegrasi.
Saat ini Bale telah menghubungkan berbagai layanan seperti Bale Properti, Bale Merchant, Bale Bisnis, Bale Agen, hingga Bale Community.
Selain itu, BTN memperkenalkan Bale Wisata, fitur yang memudahkan perjalanan nasabah melalui akses tiket transportasi, destinasi wisata, dan akomodasi hotel.
Layanan ini sejalan dengan kampanye pemerintah #DiIndonesiaAja dan #WonderfulIndonesia untuk mendorong pariwisata domestik sebagai penggerak ekonomi.