JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan segera memberlakukan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat.
Langkah ini sebagai respons atas dampak konflik yang kian memanas di Timur Tengah sekaligus upaya menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Purbaya menegaskan kebijakan WFH tidak akan mengganggu produktivitas, asalkan diterapkan secara cermat.
Baca Juga: IHSG Ditutup Melemah 67 Poin ke 7.097, LQ45 dan IDX30 Ikut Turun "Enggak (ganggu produktivitas) kalau kita pilih dengan cermat," ujarnya kepada wartawan usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/3/2026).
Kebijakan WFH pada hari Jumat dinilai efektif karena termasuk hari pendek kerja sehingga dapat menekan penggunaan BBM.
Purbaya menambahkan, sektor-sektor yang membutuhkan operasional berkelanjutan tetap berjalan normal, termasuk pabrik dan pelayanan publik.
"Kalau cuma satu hari saja, produktivitas secara total tidak akan terlalu terganggu. Sektor yang memerlukan kerja terus-menerus tetap jalan. Pelayanan publik juga tetap berjalan," jelas Purbaya.
Kebijakan ini diharapkan menjadi langkah efisien pemerintah dalam menyesuaikan operasional kerja dengan situasi global, sambil tetap menjaga produktivitas dan layanan publik.*
(oz/dh)