JAKARTA – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi memperpanjang program bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng hingga April 2026.
Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan seluruh target penerima bantuan dapat terlayani secara optimal.
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengatakan bahwa perpanjangan distribusi dilakukan seiring proses persiapan dan penyaluran yang tengah berlangsung oleh Perum Bulog.
Baca Juga: Menteri Pertanian Pastikan Pasokan Beras Nasional Cukup Hingga 10 Bulan, Meski Ada El Nino "Distribusi bantuan pangan beras dan minyak goreng akan dilanjutkan hingga April. Kami sudah menetapkan perpanjangan tersebut agar seluruh penerima bisa terjangkau," ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Hingga 25 Maret 2026, realisasi penyaluran bantuan tercatat telah menjangkau 382.529 penerima di 24 provinsi.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai 7,65 juta kilogram beras dan 1,53 juta liter minyak goreng.
Pemerintah juga mendorong Perum Bulog untuk mempercepat distribusi selama April, sehingga seluruh target penyaluran dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan.
Program bantuan ini menyasar sebanyak 33,2 juta penerima di seluruh Indonesia, meningkat signifikan dibandingkan sebelumnya yang hanya sekitar 18,2 juta penerima.
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp11,92 triliun.
Bantuan ini menjadi bagian dari stimulus ekonomi guna menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas harga pangan.
Penyaluran bantuan periode Februari dan Maret 2026 dilakukan secara sekaligus setelah anggaran dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Bapanas tersedia.
Kebijakan ini merupakan hasil dari rapat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) yang dipimpin Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta telah mendapat persetujuan Presiden.