JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (13/3/2026), dengan sejumlah saham bluechip seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), dan PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) menjadi pendorong pelemahan.
Berdasarkan data RTI Infokom, pukul 09.00 WIB IHSG dibuka di level 7.338,82 dan terus bergerak melemah hingga 7.330,39 atau turun 0,43%.
Tercatat, 144 saham menguat, 289 saham melemah, dan 183 saham bergerak di tempat, dengan kapitalisasi pasar IHSG mencapai Rp13.111 triliun.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Lagi! Kini Rp 3.021.000/Gram Secara sektoral, emiten keuangan menjadi penahan pelemahan lebih dalam, sementara sektor energi, industri dasar, dan properti mengalami tekanan signifikan.
Indeks sektoral terpantau:
IDXENERGY: -0,99%IDXBASIC: -1,22%IDXINDUST: -0,90%IDXCYCLIC: -1,20%IDXTECHNO: -1%IDXINFRA: -1,18%IDXTRANS: -1,09%IDXHEALTH: -0,10%
Saham BMRI melemah 1,81% ke level Rp4.870 per saham, sedangkan ANTM turun 1,80% ke Rp3.820 per saham.
Saham MEDC juga turun 0,87% menjadi Rp1.715 per saham.
Saham lain yang melemah pagi ini antara lain: PTRO (-2,56% ke Rp4.560), ENRG (-1,37% ke Rp1.445), dan CUAN (-2,03% ke Rp1.205).
Tim riset Phintraco Sekuritas menyebut sentimen pelemahan datang dari laporan serangan terhadap beberapa kapal tanker di Timur Tengah yang mendorong harga minyak mentah naik.
Kejadian ini terjadi setelah International Energy Agency (IEA) mengumumkan pelepasan cadangan minyak mentah dalam skala terbesar dalam sejarahnya.
"Masih tingginya ketidakpastian kapan perang ini akan berakhir meningkatkan risiko terhadap inflasi dan perlambatan ekonomi global," tulis Phintraco Sekuritas.