MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya tetap aman meski muncul kepanikan masyarakat akibat konflik antara Amerika Serikat–Israel dan Iran.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk memastikan distribusi BBM tetap normal.
"Stok BBM kita aman. Terjadinya antrean beberapa waktu lalu hanya karena banyak masyarakat panik, padahal pasokan sesungguhnya mencukupi," ujar Ferry, Rabu (11/3/2026).
Baca Juga: Menhaj Sebut 14.115 Jemaah Umrah Masih Tertahan di Arab Saudi karena Gangguan Penerbangan Ia menegaskan, pemerintah pusat maupun daerah akan terus memenuhi kebutuhan BBM masyarakat.
Kombes Ferry juga memperingatkan bahwa pihaknya akan menindak tegas oknum yang melakukan penimbunan BBM sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Kepanikan ini sebelumnya sempat menimbulkan antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan, namun kondisi tersebut tidak mencerminkan kelangkaan BBM secara nyata.
"Masyarakat diimbau tetap tenang. Stok aman, dan apabila ada penimbunan, kami akan proses sesuai hukum," tegas Ferry menutup keterangannya.*
(mi/dh)