MEDAN – Harga telur ayam di Provinsi Sumatera Utara kembali mencatat kenaikan signifikan.
Beberapa kabupaten bahkan sudah menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 30 ribu per kilogram.
Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) ESDM Sumut, Selasa (10/3/2026), rata-rata harga telur ayam kini berada di angka Rp 30 ribu per kilogram.
Baca Juga: Lima Hari Hilang di Laut, Nazaruddin Nelayan Batubara Ditemukan Meninggal Namun, Kabupaten Asahan menjadi wilayah dengan harga tertinggi, mencapai Rp 35 ribu per kilogram.
Sementara itu, Kabupaten Batubara, Labuhanbatu, Nias Barat, dan Simalungun mencatat harga Rp 32 ribu per kilogram.
Di sisi lain, harga telur ayam terendah berada di Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Kota Binjai, dan Padang Lawas dengan Rp 27 ribu per kilogram.
Kenaikan harga ini sudah terlihat sejak Februari hingga Maret 2026. "Harga telur ayam ras naik dibanding hari sebelumnya," ujar Charles Situmorang, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag ESDM Sumut.
Sementara itu, harga daging ayam broiler relatif stabil di angka Rp 40 ribu per kilogram. Harga tertinggi tercatat di Padang Sidempuan Rp 46.600, Samosir Rp 46 ribu, serta Humbahas dan Karo masing-masing Rp 45 ribu per kilogram.
Beberapa daerah lain, seperti Batubara, Dairi, Nias Selatan, Padang Lawas, Medan, dan Tapanuli Tengah, mematok harga standar Rp 40 ribu per kilogram.
Kenaikan ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya konsumen rumah tangga, di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat.*
(ds/dh)