BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan terbatas dengan menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/3/2026).
Pertemuan digelar menjelang Idul Fitri 1447 H untuk memastikan ketersediaan pangan dan pasokan energi tetap aman bagi masyarakat.
Hadir dalam rapat terbatas antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta sejumlah menteri lain dari Kabinet Merah Putih.
Baca Juga: Sahur Bersama Warga di Hunian Sementara, Menteri PU Tinjau 252 Rumah Siap Huni Jelang Lebaran Dalam unggahan foto di akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet RI, terlihat Presiden Prabowo duduk di tengah meja bundar memberikan arahan kepada para menteri yang serius mencatat setiap instruksi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, rapat bertujuan mengevaluasi progres program swasembada pangan dan energi, serta memantau kesiapan menghadapi momentum Lebaran.
"Kesiapan Idul Fitri: memastikan ketersediaan bahan pangan dan pasokan LPG menjelang Hari Raya," kata Teddy.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologi aman.
Sementara Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan, pasokan energi termasuk BBM dan LPG dipantau secara ketat agar tidak terjadi kelangkaan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menambahkan, kondisi pangan nasional tetap terkendali dan cadangan beras cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Aman, stok aman. Kan kita beras cukup, lebih dari cukup," ujarnya.
Presiden Prabowo menekankan koordinasi lintas sektor agar masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Idul Fitri tanpa kekhawatiran terkait pangan maupun energi, meskipun konflik di Timur Tengah masih berlangsung.*