JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar tidak terjadi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) maupun elpiji menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Pernyataan itu disampaikan Bahlil usai mengikuti rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
"Kita harus memantau semua perkembangan yang ada dalam kesiapan Lebaran terutama menyangkut energi. BBM tidak boleh langka, begitu juga LPG," ujar Bahlil.
Baca Juga: Cadangan BBM Nasional Hanya 21 Hari, Presiden Minta Ditambah Jadi Tiga Bulan Penyimpanan BBM Jadi Fokus
Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden Prabowo juga meminta pemerintah untuk segera membangun fasilitas penyimpanan atau storage BBM.
Saat ini, kapasitas cadangan BBM di Indonesia hanya mencukupi untuk 25 hari ke depan.
"Makanya sekarang arahan Bapak Presiden, kita membangun storage agar cadangan bisa bertahan hingga satu sampai tiga bulan. Ini yang harus kita perbaiki, jangan saling menyalahkan," kata Bahlil.
Harga BBM Subsidi Tetap Stabil
Bahlil memastikan harga BBM subsidi tidak akan naik hingga Lebaran 2026, meski harga minyak dunia terdampak konflik di Timur Tengah antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran.
"Saya pastikan sampai Hari Raya tidak ada kenaikan BBM subsidi. Untuk BBM non-subsidi, harga mengikuti mekanisme pasar sesuai peraturan," jelasnya.
Stok BBM dan Elpiji Aman
Menteri ESDM menambahkan, stok BBM dan elpiji untuk kebutuhan masyarakat selama Lebaran 2026 dipastikan aman. "Insya Allah semua aman, termasuk elpiji, meski dinamika global sedang terjadi di Timur Tengah," tegas Bahlil.