JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional ditingkatkan dari standar 21 hari menjadi tiga bulan.
Arahan itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Bahlil menyatakan pemerintah akan menambah fasilitas penyimpanan (storage) BBM sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Prabowo Sampaikan Belasungkawa RI atas Wafatnya Ali Khamenei Lewat Surat, Ini Alasannya "Arahan Bapak Presiden agar segera kita membangun storage supaya cadangan kita bisa sampai dengan 3 bulan," ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Mengenai lokasi storage baru, Bahlil menyebut salah satu opsi terbaik sedang dipertimbangkan di wilayah Sumatra. Ia menegaskan, saat ini stok BBM dalam kondisi aman dan pemerintah menjamin ketersediaannya bagi masyarakat menjelang mudik dan Lebaran.
"Standar nasional minimal cadangan BBM 20 sampai 21 hari," tutupnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi, mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM, dan menjaga stabilitas pasokan di seluruh wilayah Indonesia.*
(oz/dh)