DENPASAR – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Bali, Putri Koster, menerima kunjungan kaji tiru Komisi II DPRD Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, di Gedung Ksirarnawa, Denpasar, Selasa (24/2).
Dalam pertemuan tersebut, istri Gubernur Bali memperkenalkan perkembangan kerajinan lokal Bali yang berhasil menembus pasar nasional hingga internasional.
Ia menekankan peran UMKM sebagai penopang ekonomi Bali saat sektor pariwisata terpuruk akibat pandemi Covid-19.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Rabu 25 Februari 2026: Seluruh Wilayah Hujan Ringan "Kami terus mendorong perajin Bali menghasilkan karya berkualitas berbasis bahan baku lokal agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional," ujar Putri Koster.
Ia juga menekankan penggunaan kain tenun tradisional endek sebagai strategi meningkatkan nilai tambah produk kerajinan daerah.
Kunjungan berlangsung di kawasan Taman Budaya Art Center Denpasar, yang menjadi pusat kegiatan seni dan pameran kerajinan, termasuk pameran IKM Bali Bangkit untuk mendukung promosi produk UMKM.
Pada periode kedua kepemimpinan Gubernur Wayan Koster dan Wakil Gubernur Nyoman Giri Prasta, fasilitas ini dioptimalkan untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Ketua Komisi II DPRD Gunung Mas, Herbert Y. Asin, menyatakan kunjungan ini bertujuan mempelajari pola pembinaan perajin dan strategi pemasaran produk kerajinan agar dapat diterapkan di daerahnya.
Pihaknya berharap potensi kerajinan berbahan kayu khas Kalimantan Tengah dapat memiliki daya saing yang lebih luas.
"Pengalaman Bali menjadi inspirasi bagi kami untuk memperkuat UMKM dan kerajinan lokal di Gunung Mas," kata Herbert.*