JAKARTA – Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) kembali menguat pada perdagangan hari ini.
Emas Antam dijual Rp 3.028.000 per gram, naik Rp 16.000 dibanding posisi sebelumnya pada 21 Februari 2026.
Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) berada di Rp 2.813.000 per gram, bertambah Rp 20.000 dibanding akhir pekan lalu.
Baca Juga: No One Left Behind: Menaker Pastikan Pekerja Indonesia Tak Tertinggal di Era Digital, Siap Hadapi Disrupsi AI dan Robotik Daftar Harga Emas Logam Mulia Antam 23 Februari 2026
Berat : Harga Jual/Harga Buyback
0,5 gr: Rp1.564.000/Rp1.567.9101 gr: Rp3.028.000/Rp3.035.5702 gr: Rp5.996.000/Rp6.010.9903 gr: Rp8.969.000/Rp8.991.4235 gr: Rp14.915.000/Rp14.952.28810 gr: Rp29.775.000/Rp29.849.43825 gr: Rp74.312.000/Rp74.497.78050 gr: Rp148.545.000/Rp148.916.363100 gr: Rp297.012.000/Rp297.754.530250 gr: Rp742.265.000/Rp744.120.663500 gr: Rp1.484.320.000/Rp1.488.030.8001000 gr: Rp2.968.600.000/Rp2.976.021.500
Kenaikan harga emas lokal sejalan dengan tren di pasar global. Pada pukul 07:45 WIB, harga emas dunia di pasar spot naik 0,53% menjadi US$ 5.137,21 per troy ons.
Pelemahan nilai tukar dolar AS menjadi salah satu faktor utama penguatan emas.
Dollar Index, yang mencerminkan posisi greenback terhadap enam mata uang utama dunia, tercatat melemah 0,43% ke 97,38.
Investor kini menaruh premi risiko lebih tinggi terhadap aset di Amerika Serikat, menyusul keputusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif yang digaungkan Presiden Donald Trump.
Langkah ini memunculkan ketidakpastian arah kebijakan perdagangan luar negeri, sementara Trump sempat memberi sinyal bakal menerapkan tarif pukul rata 15% bagi semua negara.
"Dolar AS melemah akibat ketidakpastian arah kebijakan, sehingga emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi investor di luar negeri," sebut Goldman Sachs Group Inc.