SIMALUNGUN – Memasuki hari kedua bulan suci Ramadhan, suasana di Kota Wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menjadi sangat ramai.
Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dishanpangkan) menggelar program Gerakan Pangan Murah yang berhasil menarik perhatian dan antusiasme masyarakat setempat.
Baca Juga: Gawat! Dua Bulan Usai Hasil Seleksi Diumumkan, Wali Kota Padangsidimpuan Tak Juga Lantik Sekda Definitif: Ada Apa? Kegiatan yang berlangsung di area Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat ini dipadati oleh warga yang berduyun-duyun datang untuk membeli berbagai bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.
Gerakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan sekaligus mengendalikan inflasi daerah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Simalungun, Pardomuan Sijabat, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok selama bulan Ramadan.
Dalam pasar murah ini, berbagai komoditas disediakan dengan harga bersubsidi, antara lain beras SPHP seharga Rp 58.000 per kilogram, gula pasir Rp 17.500 per kilogram, tepung roti Rp 9.000 per kilogram, minyak goreng Minyak Kita Rp 15.500 dan Minyak Fortune Rp 15.000 per liter, serta telur dengan harga Rp 50.000 per papan.
"Program ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat, terutama di bulan Ramadhan yang identik dengan konsumsi bahan pokok yang meningkat. Kami juga berkomitmen untuk terus memantau harga dan mengadakan kegiatan serupa di kecamatan lain," kata Pardomuan Sijabat, Jumat (20/2/2026).
Program Gerakan Pangan Murah ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Camat Girsang Sipangan Bolon, Viktor Sijabat, yang turut hadir di lokasi, mengapresiasi kegiatan ini.
Menurut Viktor, gerakan pangan murah merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang tengah dihadapkan pada kenaikan harga bahan pokok.
"Ini adalah langkah nyata pemerintah untuk membantu masyarakat. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi keluarga dengan penghasilan terbatas. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Simalungun yang telah menyelenggarakan program ini," ujar Viktor Sijabat.Warga setempat pun terlihat sangat antusias mengikuti program tersebut.
Antrean panjang terlihat di lokasi, di mana sebagian besar warga telah melakukan pemesanan sebelumnya untuk memastikan mereka bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah.