PANDAN— Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Dinas Pertanian menyerahkan bantuan benih padi sebanyak 94.000 kg kepada petani terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
Program ini bertujuan memulihkan lahan pertanian yang mengalami gagal panen akibat kerusakan persawahan.
Plt. Kepala Dinas Pertanian Tapteng, Jinto Siburian, menjelaskan bantuan ini berasal dari dana APBN 2026 dan disalurkan ke berbagai kecamatan sejak 14 Januari 2026. Varietas benih yang diberikan antara lain Mekongga, Ciherang, dan Inpari 32.
Baca Juga: Pemkab Tapanuli Utara Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman, Petani Tak Perlu Khawatir Distribusi dilakukan bertahap ke Kecamatan Pinangsori, Manduamas, Sukabangun, Sibabangun, Lumut, Pandan, Sarudik, Sosorgadong, Sirandorung, serta Kecamatan Sorkam dan Sorkam Barat.
"Penyerahan bantuan ini merupakan komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat membangkitkan semangat para petani dan memulihkan sektor pertanian," kata Jinto Siburian pada Jumat, 20 Februari 2026, di Pandan.
Bantuan benih ini diharapkan mempercepat proses tanam kembali di lahan-lahan yang terdampak bencana, sehingga petani dapat segera mendapatkan hasil panen dan menjaga ketahanan pangan lokal.*(dh)