PANDAN — Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Drs. Binsar Tua H Sitanggang, MSP, menegaskan pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat, terutama di masa pascabencana.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan Konsultasi Bisnis UMKM Sumut Bangkit 1, yang diselenggarakan oleh Kementerian UMKM RI, Kamis (19/2/2026), bertempat di Ballroom PIA Hotel Pandan.
Kegiatan ini diikuti UMKM terdampak bencana dari Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.
Baca Juga: HMI Cabang Binjai Rayakan Milad ke-79 dengan Tasyakuran dan Bakti Sosial Sekdakab Tapteng menyatakan, kegiatan konsultasi ini bertujuan memberikan motivasi dan panduan bagi UMKM untuk beradaptasi dengan kondisi pascabencana, meningkatkan produktivitas, serta memperluas pengetahuan dan keterampilan dalam strategi pemulihan usaha.
Selain itu, UMKM mendapatkan pemahaman terkait kemudahan relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta konsultasi langsung dengan bank penyalur.
"Kami mengajak para UMKM untuk menggali potensi yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kita ingin adanya produk yang menjadi ciri khas daerah sehingga potensi ekonomi meningkat," ujar Binsar Tua H Sitanggang.
Sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM RI, Harun AS, menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya di Tapteng bukan sekadar simbolik.
"Pemerintah hadir untuk mendampingi UMKM agar terus bisa menjalankan usahanya. Mari bangkit bersama untuk memulai usaha kembali," kata Harun.
Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Forkopimda Tapteng, Anggota DPRD, Ketua Dharma Wanita Persatuan Tapteng, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, perwakilan Kadis Kominfo, pihak perbankan, perusahaan sponsor, dan para pelaku UMKM.*
(dh)