JAKARTA — Harga daging sapi mengalami kenaikan menjelang bulan suci Ramadan 2026.
Berdasarkan data panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Rabu (18/2/2026), harga daging sapi murni naik sebesar 1 persen menjadi Rp140.968 per kilogram.
Kenaikan harga ini terjadi sehari sebelum 1 Ramadan, yang diperkirakan jatuh pada Kamis (19/2/2026).
Baca Juga: IHSG Langsung Ngegas Usai Libur Imlek, Investor Kejar Untung di Zona Hijau Selain daging sapi, beberapa komoditas lain juga mengalami kenaikan. Ikan kembung naik 3,41 persen menjadi Rp47.257 per kg, ikan tongkol naik 0,42 persen menjadi Rp37.769 per kg, dan ikan bandeng naik 1,26 persen menjadi Rp37.666 per kg.
Di sisi lain, sejumlah bahan pokok mencatat penurunan harga. Beras premium turun 1,74 persen menjadi Rp15.383 per kg, beras medium turun 1,12 persen menjadi Rp13.240 per kg, dan beras SPHP turun 0,52 persen menjadi Rp12.379 per kg.
Komoditas lain yang turun antara lain jagung (-5,61%), kedelai biji kering impor (-1,25%), bawang merah (-4,61%), dan bawang putih (-2,42%).
Harga cabai juga mengalami penurunan. Cabai merah keriting turun 4,80 persen menjadi Rp43.684 per kg, cabai merah besar turun 10,68 persen menjadi Rp37.828 per kg, dan cabai rawit merah turun 0,12 persen menjadi Rp75.683 per kg.
Sementara itu, harga produk hewani dan konsumsi rumah tangga juga beragam.
Daging ayam ras turun 1,27 persen menjadi Rp40.968 per kg, telur ayam ras turun 2,44 persen menjadi Rp30.490 per kg, gula konsumsi turun 0,79 persen menjadi Rp18.144 per kg, dan harga minyak goreng kemasan maupun curah turun masing-masing 1,58 persen dan 0,19 persen.
Penurunan harga juga terjadi pada tepung terigu curah (-3,25%) menjadi Rp9.462 per kg dan tepung terigu kemasan (-3,73%) menjadi Rp12.584 per kg.
Kondisi ini menandai fluktuasi harga menjelang Ramadan, ketika kebutuhan konsumsi masyarakat meningkat.*
(in/dh)