DENPASAR – Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kreneng Jalan Kamboja, distributor CV Crystal Jalan Cargo Permai, serta ritel Tiara Dewata Jalan Tukad Yeh Aya, Rabu (11/2/2026).
Sidak ini melibatkan Ditreskrimsus Polda Bali, Bapanas, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), serta Bulog.
Kegiatan dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga, memastikan mutu pangan, dan menjamin keamanan bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Kamis 12 Februari 2026: Seluruh Wilayah Hujan Disertai Petir Kali ini, sidak berbeda karena Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, Dr. I Gusti Ketut Astawa, S.Sos., M.M., turun langsung bersama Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Bali AKBP William Wilman Sitorus, S.I.K., M.H., dan Pimpinan Bulog Wilayah Bali, Muhammad Anwar.
Tim memantau sejumlah komoditas penting, termasuk beras, telur, minyak, kedelai, gula, jagung, cabai, bawang, dan daging.
Selain memeriksa harga, tim juga berdialog dengan pedagang untuk menelusuri jalur distribusi pangan.
Hasil pengawasan menunjukkan harga bahan pokok relatif stabil, kecuali cabai kriting yang masih tinggi.
Kenaikan harga cabai dipengaruhi kondisi cuaca hujan yang membatasi pasokan sementara permintaan tetap tinggi.
"Dari hasil pengawasan sementara, harga bahan pangan di Bali masih relatif stabil, hanya cabai kriting yang cukup tinggi harganya," ujar AKBP William Wilman Sitorus.
Satgas Saber Pangan menegaskan akan menindak tegas pelaku usaha yang menjual komoditas di atas ketentuan pemerintah.
Sanksi diberikan secara berjenjang, mulai dari surat teguran hingga pencabutan izin usaha.