JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (6/2/2026).
Pada pukul 09.35 WIB, IHSG tercatat turun 1,51 persen atau 122,22 poin ke posisi 7.981,66, setelah dibuka di level 7.945,04. Sepanjang perdagangan pagi, indeks sempat menyentuh level tertinggi 8.025,14 dan terendah 7.888,17.
Baca Juga: Pasar Saham Cerah: IHSG Tembus Level 8.200, Ritel Lihat Sinyal Positif Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total volume transaksi tercatat sebesar 10,24 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 5,074 triliun.
Frekuensi perdagangan mencapai 632.600 kali, dan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 14.432 triliun.Indeks saham unggulan lain juga bergerak di zona merah.
LQ45 turun 1,29 persen ke level 818,68, sedangkan KOMPAS100 melemah 1,59 persen menjadi 1.122,12.
Sektor syariah pun tidak luput dari tekanan, Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,47 persen ke posisi 535,50, dan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terkoreksi 1,67 persen menjadi 280,17.
Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG saat ini masih berada dalam wave [x], sehingga masih terdapat peluang penguatan menuju kisaran 8.328-8.527.
Namun, Herditya mengingatkan investor untuk mewaspadai area koreksi jangka pendek di level 7.094-8.095.
"Area support IHSG berada di 7.854-7.654, sementara resistance terdekat berada di rentang 8.181-8.318," ujarnya.
Pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi respons pasar terhadap keputusan suku bunga Bank Indonesia dan sentimen global yang memengaruhi arus modal.
Investor diminta tetap cermat dan memperhatikan pergerakan indeks utama di sesi perdagangan berikutnya.*