JAKARTA – Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat pedagang eceran terus mengalami fluktuasi.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, cabai rawit merah tercatat menembus Rp64.150 per kilogram (kg), sementara harga telur ayam ras berada di angka Rp31.450 per kg, Selasa (3/2/2026).
Selain cabai rawit merah, PIHPS mencatat harga bawang merah di tingkat pedagang eceran nasional sebesar Rp43.200/kg dan bawang putih Rp40.400/kg.
Baca Juga: It’s Miracle Crop! Prabowo Tegaskan Peran Kelapa Sawit dalam Menjadi Pahlawan Energi Nasional dan Bahan Bakar Masa Depan Untuk beras, harga kualitas bawah I dan II masing-masing Rp14.400/kg.
Sementara beras kualitas medium I dibanderol Rp15.950/kg, medium II Rp15.750/kg, super I Rp17.150/kg, dan super II Rp16.700/kg.
Cabai merah besar dipatok Rp39.800/kg, cabai merah keriting Rp41.050/kg, dan cabai rawit hijau Rp52.200/kg.
Daging ayam ras berada di harga Rp40.300/kg, daging sapi kualitas I Rp143.050/kg, dan kualitas II Rp135.250/kg.
Untuk kebutuhan pokok lainnya, gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.800/kg, gula lokal Rp18.350/kg, minyak goreng curah Rp18.850/liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp22.600/liter, dan bermerek II Rp21.500/liter.
Analis ekonomi mengingatkan bahwa kenaikan harga komoditas pangan seperti cabai dan telur biasanya dipengaruhi oleh musim tanam, biaya distribusi, serta permintaan menjelang bulan Ramadhan.
Konsumen diimbau untuk tetap cermat dalam memilih bahan pangan agar pengeluaran rumah tangga tetap terkendali.
Pemantauan harga pangan secara rutin dari PIHPS diharapkan dapat menjadi acuan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di pasaran.*
(an/dh)