BOGOR – Prediksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, soal penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini meleset.
Sejak pembukaan pasar, IHSG justru terjun bebas ke zona merah.
Berdasarkan data RTI, pukul 10.30 WIB, IHSG berada di level 7.919 atau melemah 410 poin (4,92%) dari posisi pembukaan 8.306.
Baca Juga: Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Sayangkan Respons Purbaya soal Risiko “Di-Noel-kan”, Sebut Maksudnya untuk Peringatan Penutupan perdagangan menempatkan indeks pada 7.922,73, turun 406,87 poin atau 4,88%.
Purbaya menilai pelemahan ini terjadi karena pasar masih menunggu kepastian Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru.
Seperti diketahui, akhir pekan lalu sejumlah pejabat tinggi OJK mengundurkan diri menyusul gejolak pasar modal yang menyebabkan dua hari berturut-turut terjadi trading halt.
"Pergantian Ketua OJK-nya, mungkin market masih menunggu. Ini kan masih sementara, siapa Ketua OJK-nya, mungkin masih menunggu ketidakpastian itu," kata Purbaya usai Rakornas Kepala Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).
Purbaya menegaskan pemerintah tengah mempersiapkan Panitia Seleksi untuk pejabat baru OJK.
Seleksi ini akan dilakukan secara terbuka, sehingga semua pihak dapat bersaing.
Di tengah pelemahan IHSG, Purbaya justru menyarankan investor memanfaatkan momentum untuk membeli saham di harga murah.
"Kalau saya sih, saya akan serok ke bawah, kenapa? Karena pondasi ekonominya masih bagus, nggak ada berubah, dan akan membaik terus ke depan," ujarnya.
Meski pasar sedang terkoreksi tajam, Purbaya menekankan fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh dan prospektif, sehingga investor tidak perlu panik.*