JAKARTA – Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers pada Jumat, 30 Januari 2026, sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar yang terjadi selama dua hari terakhir.
"Sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, saya menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama BEI," ujar Iman Rachman.
Baca Juga: Rupiah Melemah ke Rp16.795/US$ di Tengah Ketidakpastian MSCI dan Pergantian Deputi BI Meski kondisi pasar pada pagi hari Jumat mulai membaik, Iman menegaskan keputusan ini diambil demi kebaikan pasar modal Indonesia.
Ia berharap langkah pengunduran diri ini dapat mendorong perbaikan dan pemulihan kepercayaan investor.
"Saya percaya ini bentuk tanggung jawab saya. Mudah-mudahan indeks yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikut," tambahnya.
Terkait proses administrasi, Iman menjelaskan seluruh mekanisme pengunduran diri akan dijalankan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar perusahaan.
Untuk sementara, BEI akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama hingga ditetapkannya Direktur Utama definitif yang baru.
Langkah ini menjadi sorotan pelaku pasar, mengingat pengunduran diri seorang pimpinan BEI jarang terjadi, dan dipicu oleh tekanan volatilitas pasar serta koreksi indeks yang terjadi dalam dua hari terakhir.
Pengunduran diri Iman Rachman menjadi momentum penting bagi BEI dan regulator terkait untuk menegaskan stabilitas pasar modal di tengah ketidakpastian global dan tekanan investor domestik.*
(vo/ad)