JAKARTA – Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) kembali mencatat rekor baru pada perdagangan hari ini.
Emas Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp2.968.000, naik Rp52.000 dari posisi kemarin, sekaligus menjadi harga tertinggi sepanjang sejarah.
Harga pembelian kembali (buyback) yang ditawarkan Antam juga mencetak rekor, mencapai Rp2.799.000 per gram, naik Rp50.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Baca Juga: IHSG Ambles 6,69% di Pembukaan, MSCI Bekukan Rebalancing Saham Indonesia Buyback ini menjadi acuan bagi konsumen yang menjual kembali emas batangan ke produsen atau distributor resmi.
Bagi pemilik emas Antam 10 gram, total buyback yang diterima mencapai Rp27,56 juta setelah dikurangi pajak penghasilan sebesar Rp419.850 dan materai Rp10.000.
Harga emas batangan Antam ukuran lain juga mengalami kenaikan dan tercatat stabil, antara lain:0,5 gram: Rp1.537.835 setelah pajak10 gram: Rp29.247.938 setelah pajak100 gram: Rp291.739.530 setelah pajak1.000 gram: Rp2.915.871.500 setelah pajak
Kenaikan harga emas Antam dipengaruhi oleh dinamika harga emas dunia.
Kemarin, harga emas global melambung 3,39% ke US$5.181,1 per troy ons, menembus rekor penutupan tertinggi sepanjang masa.
Pelemahan dolar Amerika Serikat menjadi faktor utama, membuat emas yang dibanderol dalam dolar menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain.
Dollar Index, yang mengukur posisi greenback terhadap enam mata uang utama dunia, anjlok 1,26% ke 95,816, level terendah sejak Januari 2022.
Presiden AS Donald Trump menyatakan pelemahan dolar adalah hal wajar, dan menekankan strategi pemerintah untuk menyeimbangkan neraca perdagangan melalui penguatan ekspor.
Kondisi ini membuat emas tetap menjadi pilihan investasi menarik, dengan peluang kenaikan harga yang berkelanjutan di tengah fluktuasi mata uang global.*