JAKARTA – Harga pangan di pasar nasional sebagian besar mengalami penurunan pada hari ini, Selasa (27/1/2026), menurut data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 07.40 WIB.
Penurunan harga terjadi pada berbagai komoditas, termasuk bawang, cabai, minyak goreng, hingga telur ayam.
Beras medium tercatat turun sebesar 2,06% menjadi Rp13.116 per kg, sementara beras premium naik tipis 0,08% menjadi Rp15.600 per kg, dan beras SPHP turun 0,67% menjadi Rp12.382 per kg.
Baca Juga: Harga Emas Antam Menyentuh Rp2,9 Juta per Gram, Dipicu Lonjakan Harga Emas Global ke US$5.000 Komoditas bumbu dapur juga mengalami penurunan signifikan. Harga bawang merah turun 4,32% menjadi Rp39.184 per kg, sedangkan bawang putih bonggol turun 0,74% menjadi Rp38.421 per kg.
Penurunan paling tajam terjadi pada harga cabai. Cabai merah keriting turun 9,65% menjadi Rp33.194 per kg, cabai rawit merah turun 11,99% menjadi Rp45.867 per kg, dan cabai merah besar turun 12,60% menjadi Rp32.436 per kg.
Sementara itu, beberapa komoditas justru mengalami kenaikan harga. Kedelai biji kering impor naik 0,50% menjadi Rp10.845 per kg, dan telur ayam ras naik 1,29% menjadi Rp31.052 per kg. Namun, harga daging ayam ras turun 1,59% menjadi Rp38.562 per kg, dan daging sapi murni turun 1,75% menjadi Rp133.932 per kg.
Komoditas lainnya juga mengalami fluktuasi harga. Gula konsumsi turun 1,47% menjadi Rp17.917 per kg, minyak goreng kemasan sederhana turun 1,96% menjadi Rp20.670 per liter, minyak goreng curah turun 2,51% menjadi Rp17.217 per liter, dan tepung terigu curah turun 2,01% menjadi Rp9.506 per kg.
Harga ikan segar juga menurun. Ikan kembung turun 6,67% menjadi Rp41.520 per kg, ikan tongkol turun 7,04% menjadi Rp34.277 per kg, dan ikan bandeng turun 4,52% menjadi Rp31.361 per kg. Sedangkan harga jagung tingkat peternak turun 5,58% menjadi Rp6.597 per kg.
Kondisi ini memberikan peluang bagi konsumen untuk memperoleh bahan
pangan dengan harga lebih terjangkau, meski sejumlah
komoditas seperti telur dan kedelai masih mengalami kenaikan.
Bapanas terus memantau harga pangan nasional secara rutin untuk memastikan kestabilan pasokan dan harga, terutama menjelang momentum kebutuhan masyarakat tinggi, seperti Ramadan dan Lebaran.*
(bi/ad)
Baca Juga: Bapanas Catat Penurunan Harga Daging Sapi, Ayam, dan Telur Jelang Ramadan 2026