DENPASAR – Kolaborasi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Urusan Logistik (Bulog) kembali menunjukkan hasil nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
Tahun lalu, target nasional sebesar 3 juta ton berhasil tercapai melalui kerja sama strategis antar lembaga.
Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi pencapaian Swasembada Pangan yang digelar di Ruang Rapat Ozary Kantor Kanwil Bulog Bali, Kamis (22/1/2026).
Baca Juga: Buronan Interpol Asal Rumania Ditangkap di Bali, Dideportasi ke Negara Asal Kegiatan dipimpin Kepala Kanwil Bulog Bali dan dihadiri Pasiter Kodim 1611/Badung Mayor Arh Made Artha, serta perwakilan jajaran TNI dan Bulog dari wilayah Bali.
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Bulog Bali memberikan apresiasi terhadap sinergi TNI-Bulog yang dinilai berkontribusi signifikan pada keberhasilan target swasembada pangan Tahun 2025.
"Target tahun lalu sebesar 3 juta ton berhasil tercapai. Tahun 2026, kami menetapkan target lebih ambisius, yakni 4 juta ton," ujarnya.
Mayor Arh Made Artha menekankan dukungan penuh TNI terhadap program swasembada pangan sebagai wujud nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menambahkan, penyaluran Pangan Harga Pasar Terjangkau (SPHP) pada 2025 mencapai 9 ribu ton atau 46% dari target, capaian tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Rapat koordinasi juga membahas sejumlah kendala, antara lain praktik tengkulak yang merugikan petani, kekurangan tenaga pemanen lokal, perbedaan data panen di lapangan, preferensi masyarakat Bali terhadap beras premium, serta kendala distribusi bantuan pangan akibat jarak tempuh.
Peserta rapat sepakat memperkuat koordinasi antar instansi dan mengambil langkah korektif agar program swasembada pangan Tahun 2026 berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Bali dan Indonesia.*
(dh)